PENGOLAHAN SAMPAH NON MEDIS, ANTAR RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN KE PERINGKAT PERTAMA DI OFFICE GREEN AND CLEAN

RSUD dr. Soegiri Lamongan sebagai salah satu rumah sakit milik pemkab Lamongan, cukup berbangga hati karena pada peringatan Hari Jadi Lamongan ke-440 tahun 2011, berhasil mencetak prestasi sebagai juara pertama dalam event OGC (Office Green and Clean) yang di ikuti seluruh kantor dan SKPD di kab. Lamongan. Event yang bertujuan menciptakan kota Lamongan menjadi lebih hijau namun tetap bersih ini, disambut sangat antusias oleh seluruh lapisan warga Lamongan, terbukti hampir seluruh plosok lamongan dilakukan penghijauan dengan berbagai kreativitas. Sedangkan di Lingkungan RSUD dr Soegiri Lamongan tidak banyak persiapan yang dilakukan, mengingat kegiatan penghijauan dan kebersihan sudah menjadi rutinitas, bahkan setiap jum’at seluruh karyawan dan karyawati melakukan kegiatan Jum’at bersih setelah mengikuti kegiatan senam bersama di Alun-alun kota Lamongan. Dari segi penghijauan pun tidak banyak gebrakan yang dilakukan mengingat , di lingkungan RSUD dr. Soegiri sendiri telah ditanami dengan berbagai tumbuhan baik tanaman hias maupun buah-buahan. Meski demikian Pada Pelaksanaan penilaian yang di lakukan pada tanggal 3-18 mei 2011, RSUD dr. Soegiri Lamongan mendapatkan poin tambahan dengan adanya kegiatan pengolahan limbah non medis , berupa sampah organic yang dihasilkan rumah sakit. Daur Ulang Sampah Organik Pengolahan dan pemanfaatan sampah organic di RSUD dr. Soegiri Lamongan dilakukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) HUSADHA BHAKTI MANDIRI yang dibentuk sejak tanggal 31 Januari 2005, bersamaan dengan tasyakuran dibangunnya Denplot kompos di rumah sakit ini. Melalui kegiatannya, KUB ini menghasilkan kompos. Selama ini kompos tersebut tidak hanya digunakan dilingkungan rumah sakit tapi juga dipasarkan ke luar daerah meskipun masih dalam jumlah kecil. Sampah organik yag selama ini digunakan berupa sisa makanan, sayuran dan buah dari

instalasi gizi, serta berupa dedaunan, ranting, dan sisa potongan rumput yang dihasilkan dari pemeliharaan taman yang ada di lingkungan rumah sakit. Selain itu juga sampah yang dihasilkan oleh pengunjung , selama ini rumah sakit sudah melakukan pemisahan sampah dengan menyiapkan tempat sampah sesuai dengan jenisnya. Namun tidaklah mudah dalam prkateknya, karena masih banyak pengunjung yang tidak memahami hal ini, sehingga sampah dibuang pada tempat yang salah. Akibatnya petugas harus memilah kembali sampah-sampah tersebut.

Pos ini dipublikasikan di coba. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s