PERAWATAN ORTHODENSI PADA MASA GIGI TUMBUH

Memiliki Senyum yang manis, merupakan sebuah kebanggaan.Adayang mengatakan bahwa cirri senyum yang manis apabila memiliki lesung pipi. Namun pastinya orang yang memiliki gigi yang sehat dan putih pasti akan tersenyum manis. Karena tidak ada yang harus disembunyikan dari deretan giginya.

Untuk bisa memiliki deretan gigi yang bagus, banyak produk pasta gigi di tawarkan dipasaran. Tukang-tukang perbaikan gigi dapat dengan mudah ditemui di setiap daerah, bahkan kini pemakaian behel mulai menjamur.

Namun sebenarnya , untuk bisa memiliki susunan gigi yang bagus bisa dilakukan sejak

dini. Karena pertembuhan gigi sangatlah mempengaruhi bagaimana bentuk susunan gigi itu yang akan datang. Dan sebaiknya selalu berkonsultasi dengan ahli gigi yang professional.

Dalam Bincang Sehat Bersama  (BSB) RSUD dr. Soegiri Lamongan di Citra Televisi, (9/6) dihadirkan drg. Henry Yoma Lutery, Sp.Ort.  yang membahas bagaimana Perawatan Orthodensi pada masa gigi tumbuh.

Secara umum ketidaknormalan susunan gigi bisa terjadi karena gigi tumbuh yang bertumpuk, dan susunan gigi yang tidak rapi. Pada anak-anak sering terjadi gigi dewasa tumbuh terlebih dahulu di belakang gigi susu. Hal ini harus segera ditangani dengan segera mencabut gigi susu yang ada di depan gigi dewasa yang tumbuh. Kalau tidak maka gigi yang lain akan tumbuh mengikuti gigi dewasa dan gigi susu yang tak dicabut akan menonjol kedepan.

Sedangkan penyebab susunan gigi tidak rapi atau berantakan, bisa jadi dalam proses pertumbuhan gigi dilakukan pencabutan gigi yang belum waktunya sehingga gigi yang lain berubah susunan, dan masalah muncul saat gigi dewasa tumbuh, karena tempat semestinya ia berada sudah ditempati gigi lainnya.

Untuk menangani hal-hal tersebut diatas biasanya dokter gigi akan memasangkan kawat gigi, untuk membantu reposisi gigi yang tidak normal. Dan saran dari dr. Henry Yoma Luthery, Sp.Ort sebaiknya untuk anak-anak digunakan kawat gigi yang permanent. Karena biasanya kawat gigi yang bisa dilepas sering memunculkan rasa yang tidak nyaman. (sis)

Pos ini dipublikasikan di coba. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s