Muskab VI PPNI KAB. LAMONGAN

Rabu, 8 Juni 2011

Akhirnya H Suparpto,S.Kep.Ns, dari Komisariat Paciran , Rabu (8/6) kemarin, terpilih sebagai ketua Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lamongan periode 2011 – 2015, menggantikan Alifin SKM,MM.Kes yang telah habis masa tugasnya.

Penentuan ketua terpilih dilakukan pada pukul 12.00 WIB, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 52 orang.

Namun saat penentuan ternyata dua peserta tidak hadir kembali, sehingga jumlah suara yang tersisa sebanyak 50 suara.

Suparpto mengungguli dua kandidat lainya, Ismail dan Harsono dengan perbandingan perolehan suara 27 untuk Suparto, 16 untuk Ismail dan Harsono hanya mampu meraih 7 suara saja.  Ketua terpilih, pada hari itu langsung dilantik oleh Ketua PPNI Provinsi Jawa Timur, Ahmad Yusuf, S.Kep.M.Kes.

Menjawab keluhan bupati yang mewakili aspirasi masyarakat, Suparpto menyatakan, untuk lima tahun ke depan, dirinya bersama– sama dengan pengurus lainnya akan menciptakan citra positif perawat dimata masyarakat. Di antaranya adanya mengadakan pertemuan rutin untuk membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) agar anggota PPNI dapat berdaya saing

Musyawarah Kabupaten (Muscab) ini sendiri dibuka langsung oleh Bupati Lamongan, H Fadeli, SH. MM. Dalam sambutanya, beliau menyentil kinerja perawat yang kerjanya kurang profesional. Menurutnya perawat profesional adalah perawat yang memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan, patuh terhadap kode etik profesi dan senantiasa mengembangkan ilmu keperawatan. “Dengan selalu mengembangkan Ilmu keperawatan, akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Lamongan. apalagi saat ini indeks harapan hidup di lamongan sendiri sudah naik”

Disamping itu perawat dituntut untuk memiliki kepribadian yang menyejukan dalam memberikan pelayanan keperawatan, sehingga pasien dan keluarganya merasa terpuaskan. Bupati menghimbau kepada peserta Muscab hendaknya dipilih orang – orang yang memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi. Sehingga mau dan mampu mencurahkan segenap tenaga dan pikiran demi kemajuan organisasi. Ini bertujuan agar dapat mengarahkan, membina dan mengembangkan anggotanya menjadi perawat profesional dengan kepribadian yang menyejukan. “Pilih kader yang pinter dan kober, sehingga mampu membawa PPNI ke arah yang lebih baik, “ sarannya. Acara  dilanjutkan dengan memberikan  penghargaan bagi perawat senior yang berjasa dalam perjalanan organisasi PPNI. (mim)

Pos ini dipublikasikan di coba. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s